Peternak Ular Putih dari Banjar Negara mampu meraup omset ratusan juta rupiah

Jika di 7 daerah saat ini marak dengan temuan ular berbisa nah di Banjarnegara Jawa Tengah justru ada sepasang suami istri yang berprofesi ternak ular dan menghasilkan untung hingga ratusan juta rupiah. Di ruangan 3 kali 4 meter nampak tak berbeda dengan kamar pada umumnya, namun jika diamati dengan seksama ada banyak lemari box dan dalam box lemari tersebut ada ratusan telur ular yang sedang ditetaskan.

Adalah Andre dan Tika warga Banjarnegara Jawa Tengah sudah sejak 5 tahun lalu menjalani profesi dan hobi berternak ular, ular yang ditangkarkan adalah jenis ular tak berbisa atau berbahaya. Ular ini jenis ular putih atau recycled python Andre yang hobi ular ini melakukan penangkaran dengan sudah memiliki izin dari penangkaran reptil untuk sekali bertelur mampu hingga jumlah 30 butir untuk satu indukan proses penetasan dilakukan di dalam lemari box dengan suhu rata-rata 35 derajat Celsius.

Telur ini akan menetas setelah 90 hari proses penetasan ada yang secara alami dan ada yang harus dibantu dengan membuka cangkang telurnya secara manual, bayi ular putih yang sudah menetas ini biasanya sudah dipesan para penghobi akan dijual kisaran 2 hingga Rp 8.000.000. Saat ini ada 6 indukan yang dimiliki Andre dan Tika akhir tahun ini menjadi masa kawin dan menetasnya ular. Pemasaran anakan ular ini dilakukan melalui online dan koneksi sesama penghobi reptil untuk satu kali panen dan jual Andre mampu meraup omzet kisaran 180 hingga 200 juta rupiah.

Pada awak media Tika menyampaikan : “Awalnya pelihara di kos-kosan terus kenal sama Andre, komunitas reptil dan akhirnya sekarang jadi suami ya sekarang sudah punya koleksi telur beberapa dan ular berapa yang ditetaskan yang dijualnya” Nah anda tertarik dengan budidaya ular yang mampu menjadi usaha yang cukup menggiurkan ? – satelit TV

Mungkin Anda juga menyukai

Anda punya pendapat untuk artikel ini ? Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: