Museum Zoologi Bogor

Kota hujan Bogor ialah salah satu kota di wilayah Jawa Barat yang sejak zaman kolonial dibangun dengan infrastruktur mengagumkan, pada masa kerajaan Sunda beberapa wilayah di Bogor merupakan tempat-tempat penting kerajaan tersebut, bahkan beberapa sumber sejarah mengatakan bahwa pusat kerajaan Sunda yaitu pakuan termasuk ke dalam wilayah Bogor.

Pemerintah kolonial waktu itu sangat suka dengan cuaca serta topografi kota Bogor maka tidak mengherankan cukup banyak kita temui berbagai Bangunan peninggalan kolonial tempat ini. Kebun Raya Bogor ialah salah satu peninggalan zaman kolonial yang sangat monumental hingga sekarang. Kebun Raya Bogor masih memiliki koleksi ribuan tanaman beberapa di antaranya bahkan tanaman langka, salah satu peninggalan zaman kolonial Belanda ialah museum zoologi Bogor.
Mulanya tempat ini didirikan oleh Dr J second pada tahun 1894 keberadaan museum ini dulunya hanyalah sebuah laboratorium kecil di samping Kebun Raya Bogor bernama transplanted ketika pertama kali didirikan laboratorium ini diawaki Oleh segelintir ilmuwan. Tugas utama para ilmuwan ini meneliti hama serangga serta tanaman, beberapa tahun kemudian lembaga kecil ini mendunia dengan berbagai macam koleksi lokasi.

Museum ini terletak di Jalan Insinyur Juanda kota Bogor untuk menemukannya cukup mudah museum ini berada tepat di samping kiri pintu masuk utama Kebun Raya Bogor. Koleksi di dalam ruangan seluas 1500 Meter persegi ini berisi berbagai jenis fauna di Indonesia sebagian besar koleksi ilmiah spesimen binatang lainnya terdapat di dalam beberapa ruangan, kita bisa menemukan fosil hewan-hewan langka atau sudah punah di antaranya kerangka dinosaurus yang sudah membatu. 10000 jenis serangga yang telah diawetkan, 600 jenis reptil dan ikan, 650 jenis mamalia, 1100 jenis unggas dan 700 jenis invertebrata lainnya.

Beberapa spesimen hewan ini sudah punah tetapi diawetkan dengan maksud sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat tentang keberadaan berbagai hewan yang sudah punah namun pernah Malang melintang di dunia. Koleksi favorit di tempat ini ialah kerangka ikan paus biru terbesar di Indonesia koleksi lainnya berbagai jenis fauna Indonesia jumlah binatang yang dipamerkan di museum ini sekitar 2000 jenis yang disajikan dalam sekitar 75 kotak dan 60 Fitri Netral dikunjungi oleh para pelancong setiap hari. Pada umumnya pengunjung utama Museum adalah para pelajar dari berbagai daerah bukan hanya wilayah Jawa Barat saja, namun dari seluruh Indonesia pada umumnya. Dengan mengunjungi museum ini banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh terutama pada bidang ilmu pengetahuan letaknya yang terdapat di pusat kota merupakan salah satu hal lainnya sehingga musim ini sering kali mendapatkan kunjungan dari para pengunjung – Bandung TV

Mungkin Anda juga menyukai

Anda punya pendapat untuk artikel ini ? Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: