Hutan Pinus Mangunan ikon destinasi baru di Bantul Yogyakarta

Liburan ke tempat yang sejuk dan Teduh tentu merupakan pilihan tepat untuk menghilangkan penat, salah satunya wisata Hutan Pinus Mangunan yang hingga kini masih menjadi Primadona wisatawan. Suasana nan Asri udara yang segar tak heran jika di musim libur panjang Natal dan tahun baru ini, di kawasan tersebut mulai dipadati pengunjung tak sekedar bersantai di bawah rimbunnya pohon pinus yang menjulang ke atas, tak sedikit wisatawan yang memilih berburu swafoto di beberapa wahana yang disediakan. Ada teras hutan yang dikelilingi warna-warni taman bunga nan cantik di atas tebing hingga bergaya di atas replika kapal layar Kala Duta dengan latar belakang hamparan pegunungan yang hijau.

Kapal ini konon merupakan kapal perang zaman kerajaan Mataram yang sengaja dihadirkan untuk memberikan edukasi tentang nilai sejarah kepada wisatawan. Bahkan pengunjung di kawasan ini juga dapat menikmati sensasi ikut menari dan bermain musik tradisional Lesung bersama warga lokal. Bagi pengunjung hadirnya aneka Wahana baru ini menjadi daya tarik tersendiri serta pengalaman yang jarang mereka temui di kota-kota besar, Wahana baru ini sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan menyambut libur panjang akhir tahun ini yang kedepannya dapat menjadi sebuah ikon wisata baru di Yogyakarta yang ada keunikan tersendiri budaya tradisi masyarakat dengan alam itu sendiri kemudian kolaborasi lebih besarnya adalah penggabungan antara desa wisata, dengan wana wisata itu untuk paket paket wisata nya merupakan satu upaya peningkatan ekonomi yang sifatnya itu menyentuh ke banyak orang.

Beberapa tahun belakangan ini kawasan wisata hutan pinus Mangunan Bantul menjadi Primadona baru tempat wisata di Yogyakarta yang ramai dikunjungi wisatawan selain murah hanya cukup merogoh kocek Rp3.000 saja pengunjung dapat menikmati kesejukan di antara hamparan pepohonan pinus indahnya panorama alam dari ketinggian serta hiburan menarik yang tak mereka temui sehari-hari. Namun dalam setahun terakhir kawasan ini mengalami penurunan jumlah kunjungan lantaran terpengaruh dampak kebijakan pemerintah daerah yang membatasi kendaraan besar seperti bus melintasi kawasan Mangunan dari Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.- aditv

Mungkin Anda juga menyukai

Anda punya pendapat untuk artikel ini ? Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: