Budidaya ikan Sidat harga perkilonya mencapai Rp. 300.000

Untuk memelihara ikan sidat Tidaklah terlalu rumit hanya diperlukan Sirkulasi air yang baik dan pemberian pakan secara teratur, pembudidaya ikan sidat Widodo, mengatakan dengan memanfaatkan sumber air yang melimpah di kecamatan Ponjong, warga di desa setempat telah memulai bisnis budidaya ikan yang mirip dengan belut ini sejak beberapa tahun terakhir. Semula ada kekhawatiran dalam memelihara ikan sidat ini, tetapi berkat ketelatenan dengan rutin memberikan pakan ikan dua kali dalam satu hari, serta sirkulasi air yang baik maka ikan yang banyak digemari warga di negara Jepang ini dapat berkembang dengan baik.

Dari bibit yang berumur 3 minggu ikan sidat dapat dipanen dalam jangka waktu 6 sampai 8 bulan, pada masa panen per kg nya ikan sidat dapat terjual dengan harga Rp180.000 (bila 1 kg berisi 3 ekor) dan Rp. 300.000 (bila 1 kg berisi 1 ekor) di mana untuk satu kali panen jumlah yang di dapat mencapai 1 kuintal. Penjualan hasil panen ikan sidat Widodo juga tidak mengalami kesulitan ikan sidat yang memiliki gizi tinggi ini sangat diminati baik warga Gunungkidul maupun luar Gunungkidul bahkan sudah ada pelanggan yang memesan ikan peliharaan sejak beberapa bulan sebelum ikan dipanen.

Benih ikan sidat ini diambil dari daerah Banyumas ke dibawa ke sini, dengan harga untuk benih per kilo isi 400-500 itu hanya Rp500.000, dibesarkan di sini selama 7 bulan sudah siap panen, penjualannya perkilo bisa mencapai 1 sampai 3 per kg, dan harganya untuk yang size ukuran 3 ekor perkilonya itu Rp. 180 ribu, yang ikan besar ukuran 1 kiloan harganya mencapai Rp. 300.000. – Jogja TV

Mungkin Anda juga menyukai

Anda punya pendapat untuk artikel ini ? Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: